"Jika Bicara Tentang Masa Depan, Aku Pun Bingung Tak Punya Tebakan" Lirik lagu cincin Hindia
"Jika bicara tentang masa depan, aku pun bingung tak punya tebakan". Kalimat ini terasa seperti pengakuan yang paling jujur dari diriku hari ini. Bukan karena aku tidak ingin punya rencana, tapi karena kepalaku sedang terlalu penuh oleh hal-hal yang harus diselesaikan lebih duludulu. Belakangan, aku sering mendengarkan lagu Cincin dari Hindia. Lagu itu tidak menawarkan masa depan yang gemerlap atau janji-janji besar. Justru sebaliknya, ia hadir dengan kejujuran: bahwa tidak semua orang tahu akan berjalan ke mana, dan tidak apa-apa untuk mengakuinya. Aku sedang berada di semester tujuh. Fase yang sering disebut sebagai tahap “akhir”, padahal rasanya lebih seperti tengah-tengah lelah, tengah bingung, dan tengah bertanya-tanya tentang arah hidup. Skripsi yang seharusnya menjadi penutup perjalanan kuliah, justru menjadi ruang paling sunyi untuk berhadapan dengan diri sendiri. Menulis skripsi bukan hanya soal teori dan data. Ia adalah tentang melawan rasa ragu, menena...